Penghargaan Nasional untuk Maros
Maros – Bupati Maros berhasil meraih Baznas Award 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Penghargaan ini diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia di Jakarta dan dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Maros, karena menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di daerah tersebut berjalan profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Penyebab Pertama: Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Salah satu faktor utama yang membuat Bupati Maros meraih penghargaan adalah dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program Baznas. Bupati memberikan ruang dan kebijakan yang jelas agar zakat dapat dikelola lebih optimal, termasuk melalui regulasi, sosialisasi, hingga penguatan kelembagaan Baznas di tingkat kabupaten.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan para ASN (Aparatur Sipil Negara) juga berjalan baik. Para pegawai di lingkup Pemkab Maros diajak menyalurkan zakat profesinya melalui Baznas sehingga pengumpulan zakat lebih terkoordinasi.
Baca Juga : Manusia Silver Asal Makassar Beraksi di Maros, Terpantau Mangkal di Simpang BRI dan Grandmall
Penyebab Kedua: Peningkatan Penghimpunan Zakat Rp 6 Miliar
Penyebab kedua adalah keberhasilan Baznas Maros menghimpun zakat hingga Rp 6 miliar pada tahun 2024. Angka ini menjadi capaian signifikan karena meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dana zakat yang terhimpun tidak hanya disalurkan untuk program konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi umat.
Program unggulan antara lain bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, santunan kesehatan, hingga bedah rumah untuk masyarakat kurang mampu. Dampaknya, penerima manfaat zakat tidak hanya terbantu secara jangka pendek, tetapi juga berdaya secara ekonomi dalam jangka panjang.
Harapan ke Depan
Bupati Maros menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini dan menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga hasil kerja keras Baznas dan partisipasi masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya menunaikan zakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi agar kita terus memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat. Harapannya, zakat di Maros semakin berdaya guna, mengurangi angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan umat,” ujarnya.


















