Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Tangan Terjebak Usai Bermain Borgol, Remaja di Maros Dievakuasi Damkar

banner 120x600
banner 468x60

Maros – Seorang remaja berusia 16 tahun di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengalami insiden unik sekaligus menegangkan pada Senin (22/9/2025). Remaja tersebut mendatangi Sektor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Moncongloe setelah tangannya terjebak borgol saat bermain bersama temannya. Awalnya, permainan tersebut hanya dilakukan secara iseng, namun berujung serius ketika kunci borgol patah dan menyangkut di dalam lubang, sehingga borgol tidak bisa dilepas.

Tangan Terborgol, Siswa di Maros Diselamatkan Damkar - Tribun-timur.com
Tangan Terjebak Usai Bermain Borgol, Remaja di Maros Dievakuasi Damkar

Upaya Evakuasi oleh Tim Damkar

Setibanya di kantor Damkar, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tangan remaja itu. Meski tidak mengalami luka serius, borgol yang terpasang erat menimbulkan rasa sakit dan berpotensi menyebabkan pembengkakan jika tidak segera dilepaskan. Tim Damkar Maros kemudian berupaya membuka borgol dengan menggunakan peralatan khusus. Proses evakuasi berlangsung hati-hati agar tidak melukai tangan remaja tersebut. Setelah beberapa saat, tim akhirnya berhasil melepaskan borgol, disambut rasa lega oleh korban dan keluarganya.

banner 325x300

Baca Juga : Wabup Maros Lepas Atlet Muay Thai dan Biliar

Pentingnya Kewaspadaan

Kepala Sektor Damkar Moncongloe menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya remaja, agar tidak sembarangan bermain dengan benda-benda berisiko seperti borgol. Peralatan tersebut memang dirancang untuk mengikat dengan kuat dan tidak mudah dibuka tanpa kunci yang tepat. Jika terjadi kerusakan, seperti kunci patah, justru dapat menimbulkan masalah serius dan membahayakan keselamatan.

“Syukurlah kejadian ini tidak menimbulkan cedera yang parah. Namun kami imbau agar anak-anak maupun remaja lebih berhati-hati dan tidak menjadikan borgol sebagai mainan. Karena meskipun terlihat sederhana, risikonya cukup besar,” ujar petugas Damkar.

Respons Warga

Insiden ini sempat menarik perhatian warga sekitar kantor Damkar yang menyaksikan proses evakuasi. Banyak dari mereka mengaku prihatin sekaligus terhibur dengan kelucuan situasi yang dialami remaja tersebut. Beberapa orang tua yang hadir juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain dengan benda berbahaya.

Harapan ke Depan

Damkar Maros berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Selain fokus pada penanganan kebakaran, petugas Damkar juga siap memberikan layanan penyelamatan bagi masyarakat yang menghadapi kondisi darurat non-kebakaran. Kesigapan mereka dalam kasus ini membuktikan bahwa fungsi Damkar semakin luas, tidak hanya melindungi dari api, tetapi juga membantu dalam berbagai situasi darurat sehari-hari.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *