Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Viral Pengantar Jenazah Ugal-ugalan di Maros, Ada yang Hanya Pakai Celana Dalam

banner 120x600
banner 468x60

Maros – Warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan aksi rombongan pengantar jenazah yang melakukan konvoi ugal-ugalan di jalan raya. Lebih mengejutkan lagi, salah satu pengantar terekam kamera hanya mengenakan celana dalam saat melintas di Jalan Poros Makassar-Maros, Kecamatan Mandai, Minggu (28/9/2025) malam.

Viral! Pengantar Jenazah di Maros Konvoi Ugal-Ugalan, Penumpang Nyaris Bugil
Viral Pengantar Jenazah Ugal-ugalan di Maros, Ada yang Hanya Pakai Celana Dalam

Video kejadian tersebut cepat menyebar luas di media sosial dan menuai banyak kecaman. Netizen menyoroti aksi berbahaya dan tidak pantas yang dilakukan rombongan pengantar jenazah tersebut, karena tidak hanya membahayakan pengguna jalan lain, tetapi juga dinilai mencederai nilai kesopanan dan etika.

banner 325x300

Polisi Turun Tangan

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, membenarkan adanya peristiwa itu. Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku yang terlibat. “Kami sudah kerahkan tim untuk menelusuri video yang beredar. Peristiwa ini sedang dalam proses penyelidikan,” tegasnya.

Douglas menambahkan, aparat kepolisian akan menindak tegas setiap aksi yang membahayakan keselamatan di jalan raya, termasuk konvoi yang tidak sesuai aturan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan berlebihan dalam prosesi pengantaran jenazah.

Baca Juga : Polisi Bubarkan Balap Liar Jadi Ajang Taruhan di Maros, 10 Pemuda Diamankan

Reaksi Publik dan Nilai Sosial

Aksi pengantar jenazah dengan cara ugal-ugalan bukan pertama kali terjadi di Sulawesi Selatan. Namun, kali ini perhatian publik semakin besar karena adanya pengantar yang nyaris bugil, hanya mengenakan celana dalam, saat berada di jalan umum.

Banyak pihak menilai kejadian tersebut mencoreng nilai kesopanan, terutama karena dilakukan dalam konteks prosesi pengantaran jenazah yang semestinya berlangsung dengan khidmat. Warga berharap aparat dapat memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Imbauan Kepada Masyarakat

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa konvoi pengantar jenazah harus tetap menghormati pengguna jalan lain. Keselamatan dan ketertiban lalu lintas menjadi prioritas utama. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aksi berlebihan yang justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kasus viral ini diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas. Menghormati prosesi pengantaran jenazah tidak hanya tentang tradisi, tetapi juga bagaimana tetap menjaga ketertiban, sopan santun, dan keselamatan bersama di ruang publik.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *