Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Pilu, Ibu Hamil di Maros Ditandu 7 Kilometer Menuju Puskesmas akibat Jalan Rusak

banner 120x600
banner 468x60

MAROS – Kisah pilu datang dari Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Seorang ibu hamil bernama Nina, warga Dusun Cindako, Desa Bontosamba, harus ditandu sejauh tujuh kilometer menuju Puskesmas Tompo Bulu untuk mendapatkan pertolongan persalinan. Peristiwa ini terjadi karena kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ibu Hamil Ditandu 7 Km di Maros, Jalan Rusak Parah Hambat Akses Kesehatan
Pilu, Ibu Hamil di Maros Ditandu 7 Kilometer Menuju Puskesmas akibat Jalan Rusak

Warga Gotong Royong Evakuasi Ibu Hamil

Menurut keterangan warga, kondisi jalan menuju desa tersebut sudah lama memprihatinkan. Jalan tanah yang berlubang, licin, dan sempit membuat kendaraan sulit masuk, terutama saat musim hujan. Akibatnya, warga kerap harus menempuh perjalanan jauh dengan cara manual ketika ada keadaan darurat, termasuk saat mengevakuasi orang sakit.

banner 325x300

Baca Juga : Miris! Ibu Mau Melahirkan Ditandu Warga Lewati Medan Ekstrem akibat Akses Jalan Buruk

Saat kontraksi Nina mulai kuat, keluarga dan warga setempat berinisiatif menandu menggunakan sarung dan bambu. Mereka berjalan kaki melintasi jalan terjal dan berlumpur selama hampir dua jam hingga sampai di titik yang dapat dijangkau kendaraan roda empat. Dari sana, barulah Nina dibawa menggunakan mobil menuju Puskesmas.

“Kami tidak punya pilihan lain. Jalan ini sudah lama rusak dan belum pernah diperbaiki. Kalau ada yang sakit, ya harus ditandu seperti ini,” ungkap salah satu warga, sambil berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki akses tersebut.


Akses Jalan Terisolir Hambat Pelayanan Kesehatan

Jarak antara Desa Bontosamba ke pusat pelayanan kesehatan memang cukup jauh dan terisolir. Menurut Kepala Desa Bontosamba, kondisi ini bukan pertama kalinya terjadi. Setiap kali ada warga yang hendak melahirkan atau sakit keras, warga harus bergotong royong menandu pasien menuju puskesmas.

“Kami sudah berulang kali mengajukan perbaikan jalan ke pemerintah kabupaten. Jalan ini adalah akses utama masyarakat, tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya.


Harapan Perbaikan dari Pemerintah

Peristiwa ini menyita perhatian publik dan diharapkan menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur dasar. Jalan desa yang baik sangat penting untuk menjamin akses layanan kesehatan dan keselamatan warga di daerah terpencil.

Beruntung, setelah perjuangan panjang, ibu dan bayi dilaporkan selamat usai mendapatkan penanganan di Puskesmas Tompo Bulu. Meski demikian, kisah ini meninggalkan pesan mendalam tentang pentingnya perhatian terhadap pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *