Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

LPKA Maros Siapkan Anak Binaan Jadi Barber Profesional

banner 120x600
banner 468x60

Maros – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros terus berupaya membekali anak binaannya dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal hidup setelah menyelesaikan masa pembinaan. Salah satu program terbaru yang dijalankan adalah pelatihan keterampilan potong rambut (barbershop) bagi anak didik pemasyarakatan.

Puluhan Warga LPKA Maros Diberi Pelatihan Usaha Cukur Rambut | Halaman  Lengkap
LPKA Maros Siapkan Anak Binaan Jadi Barber Profesional

Kegiatan ini dilaksanakan di aula LPKA Maros bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mitra Kreatif Indonesia dan dibuka secara resmi oleh Kepala LPKA Maros, Andi Baso, S.H., M.H. pada Rabu (5/11/2025). Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar sekaligus keterampilan profesional di bidang tata rambut pria.

banner 325x300

“Kami ingin anak binaan memiliki keterampilan yang benar-benar bisa mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Profesi barber adalah bidang yang potensial dan mudah diaplikasikan di masyarakat,” ujar Andi Baso dalam sambutannya.


Fokus pada Kemandirian dan Pembinaan Karakter

Menurut Andi Baso, pembinaan di LPKA tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian dan perilaku, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kemandirian dan tanggung jawab. Pelatihan barber menjadi salah satu wujud nyata upaya itu, di mana anak binaan diajarkan teknik dasar pemotongan rambut, kebersihan alat, hingga pelayanan pelanggan.

Baca Juga : SPIDI Maros Luncurkan PPDB 2026 Lewat School Festival2025

“Kami ingin membentuk anak binaan yang tidak hanya berubah secara mental, tetapi juga siap berdaya secara ekonomi,” tambahnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur profesional dengan pendekatan praktik dan simulasi. Anak-anak juga diberikan pemahaman tentang etika kerja serta pentingnya menjaga kualitas layanan sebagai bagian dari profesionalisme.


Diharapkan Jadi Bekal Usaha Mandiri

Perwakilan LPK Mitra Kreatif Indonesia, Rudiansyah, mengatakan pihaknya bangga bisa berkolaborasi dengan LPKA Maros. Ia menyebut keterampilan potong rambut adalah peluang usaha yang menjanjikan, terutama bagi anak muda yang ingin memulai bisnis kecil.

“Dengan keterampilan ini, mereka bisa membuka usaha sendiri, bekerja di barbershop, atau bahkan menjadi pelatih bagi orang lain. Kami ingin memberikan harapan baru bahwa masa depan selalu bisa diperbaiki,” kata Rudiansyah.


Pelatihan barber ini mendapat respons positif dari para anak binaan. Mereka mengaku antusias mempelajari keterampilan baru yang berguna bagi masa depan mereka.

“Senang bisa belajar potong rambut. Setelah keluar nanti, saya ingin buka barbershop kecil di kampung,” ujar salah satu peserta pelatihan dengan penuh semangat.

Dengan berbagai program pembinaan kemandirian seperti ini, LPKA Maros berharap para anak binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif, mandiri, dan siap membangun masa depan yang lebih baik.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *