Maros — Sebuah jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ambruk setelah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Peristiwa tersebut viral di berbagai platform media sosial karena kondisi jembatan tampak rusak berat dan tidak lagi dapat dilalui warga.

Jembatan dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar 3 meter itu merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Tanete dan Desa Bontotallasa. Ambruknya jembatan membuat aktivitas warga terganggu, terutama bagi pelajar, petani, dan pekerja yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Hujan Deras Sebabkan Struktur Tak Mampu Menahan Arus
Warga setempat menyebutkan bahwa hujan lebat sejak malam sebelumnya menyebabkan debit air sungai meningkat drastis. Arus kuat diduga menggerus bagian bawah jembatan hingga akhirnya runtuh.
“Air sungai naik sangat cepat, lalu tiba-tiba bagian tengah jembatan turun dan langsung patah,” kata salah satu warga yang merekam kejadian tersebut.
Hingga saat ini, sisa-sisa material jembatan masih berserakan di aliran sungai. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.
Baca Juga : Pemotor Viral Mengamuk Dihentikan gegara Tak Pakai Helm dan Pelat Nomor di Maros Ditangkap
Akses Warga Lumpuh, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat
Ambruknya jembatan membuat warga dari dua desa kini harus memutar cukup jauh untuk bisa menuju pusat kecamatan maupun fasilitas umum seperti sekolah dan pasar.
Kepala Desa Tanete menegaskan bahwa peristiwa ini harus segera ditangani demi menghindari dampak yang lebih luas.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintah kabupaten. Warga butuh jembatan darurat karena akses benar-benar terputus,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Siapkan Penanganan
Pemerintah Kabupaten Maros melalui BPBD tengah melakukan asesmen cepat di lokasi. Mereka memastikan langkah darurat segera ditempuh, termasuk pemasangan jembatan sementara jika memungkinkan.
“Tim sedang melakukan pengecekan kerusakan. Penanganan awal akan diprioritaskan untuk memastikan mobilitas warga tetap berjalan,” kata pejabat BPBD Maros.
Warga berharap pembangunan jembatan baru dapat segera direalisasikan mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi dan ekonomi masyarakat.


















