Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Aksi Yosafati Gea Viral: Nyaris Pukul Polisi hingga Akhirnya Diamankan

banner 120x600
banner 468x60

Maros Polisi akhirnya menangkap seorang pria bernama Yosafati Gea (40) yang sebelumnya terlibat cekcok dan hampir memukul anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Maros, Brigadir Safir. Insiden tersebut terjadi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, setelah pelaku ditegur karena tidak menggunakan helm saat berkendara.

Mengamuk dan Dorong Petugas Lalu Lintas Saat Ditegur Tidak Pakai Helm,  Pengendara Akhirnya Diperiksa Polisi - Rakyat Sulsel
Aksi Yosafati Gea Viral: Nyaris Pukul Polisi hingga Akhirnya Diamankan

Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu menuai perhatian publik dan mendorong aparat bertindak cepat melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

banner 325x300

Pelaku Emosi Usai Ditegur

Menurut informasi dari kepolisian, kejadian bermula ketika Brigadir Safir melakukan penertiban lalu lintas dan menghentikan pengendara yang tidak memakai helm. Namun, teguran tersebut justru memicu emosi Yosafati Gea.

“Anggota saat itu sedang melakukan imbauan keselamatan. Namun pelaku tidak terima dan langsung bersikap agresif hingga nyaris melakukan pemukulan,” jelas Kapolres Maros melalui keterangan resminya.

Aksi tersebut sempat direkam warga dan menunjukkan pelaku mengangkat tangan serta berusaha mendekati petugas dengan nada tinggi, sebelum akhirnya dilerai oleh pengendara lain.

Baca Juga : Wanita Tewas di Lokasi Wisata Bantimurung Maros Ternyata Dianiaya Kekasih


Ditangkap Tanpa Perlawanan

Setelah insiden tersebut, polisi bergerak melakukan penyelidikan dan mendatangi kediaman pelaku. Yosafati Gea akhirnya ditangkap tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Maros untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami sudah mengamankan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Proses hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kasat Lantas Polres Maros.

Ia menegaskan bahwa setiap bentuk ancaman, kekerasan, atau upaya menyerang petugas merupakan tindakan pidana yang tidak dapat ditoleransi.


Teguran Keselamatan Justru Dilanggar

Pihak kepolisian kembali mengingatkan bahwa penggunaan helm merupakan aturan dasar untuk keselamatan pengendara. Insiden ini diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih patuh pada aturan lalu lintas dan menghargai petugas saat menjalankan tugas.

“Petugas di lapangan bekerja untuk keselamatan masyarakat, bukan untuk mencari kesalahan. Kami berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini,” tambah Kasat Lantas.


Diproses Sesuai Hukum

Saat ini, Yosafati Gea masih menjalani pemeriksaan dan terancam dijerat pasal terkait perlawanan terhadap aparat yang sedang bertugas. Polres Maros memastikan proses hukum dilakukan secara profesional.

Kasus ini menjadi contoh penting mengenai pentingnya etika berlalu lintas sekaligus wujud perlindungan terhadap aparat yang mengabdi di lapangan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *