Maros – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Bawaslu Kabupaten Maros melakukan kegiatan uji petik data Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Desa Marannu, Kabupaten Maros. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan dan validitas data pemilih menjelang pelaksanaan Pemilu mendatang.

Pastikan Pemilih Terdaftar Secara Valid
Kegiatan uji petik ini merupakan bagian dari proses rutin Bawaslu dalam mengawasi pelaksanaan PDPB yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu ingin memastikan bahwa setiap warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih benar-benar tercatat dalam daftar pemilih, serta tidak ada data ganda, pemilih fiktif, maupun warga yang sudah meninggal dunia namun masih tercatat.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk mencocokkan data pemilih antara dokumen administrasi dan kondisi faktual di masyarakat,” ujar salah satu anggota Bawaslu Sulsel yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga : Maros gelar vaksinasi gratis untuk tekan rabies
Sinergi dengan Pemerintah Desa dan KPU
Dalam kegiatan uji petik di Desa Marannu, Bawaslu Maros juga melibatkan pemerintah desa, Panwaslu Kecamatan, serta perwakilan dari KPU Kabupaten Maros. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat proses verifikasi dan memastikan data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Maros menjelaskan, koordinasi dengan aparat desa sangat penting untuk meminimalkan kesalahan data. “Pemerintah desa memiliki data kependudukan paling aktual, sehingga kerja sama mereka sangat membantu dalam mendeteksi pemilih baru, pindahan, maupun yang sudah tidak memenuhi syarat,” ujarnya.
Langkah Awal Menjelang Pemilu 2029
Kegiatan uji petik PDPB ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu 2029 yang lebih akurat dan transparan. Dengan data pemilih yang bersih, diharapkan potensi kecurangan dan sengketa pemilu dapat diminimalkan sejak dini.
Bawaslu menegaskan akan terus melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap proses pemutakhiran data pemilih di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk aktif memastikan bahwa mereka telah terdaftar sebagai pemilih.
Komitmen Wujudkan Pemilu yang Bersih dan Akurat
Melalui kegiatan ini, Bawaslu menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Pemilu yang bersih, jujur, dan berintegritas. Validitas data pemilih menjadi pondasi penting bagi terselenggaranya demokrasi yang sehat dan dapat dipercaya.
“Pemutakhiran data pemilih bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh masyarakat. Kami berharap partisipasi aktif warga dalam memastikan hak pilihnya,” tutup perwakilan Bawaslu Sulsel.


















