Maros — Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kelurahan Soreang, Kecamatan Lau, pada Senin (24/11/2025), mengakibatkan sedikitnya enam rumah warga mengalami kerusakan berat dan ringan.

Atap Rumah Terbang ke Persawahan
Pantauan lapangan memperlihatkan kondisi rumah warga yang porak poranda. Beberapa atap terlepas dan terbang hingga puluhan meter, sebagian ditemukan jatuh di area persawahan yang tengah tergenang air. Dapur, ruang tamu, dan kamar tidur warga tampak basah akibat hujan yang masuk setelah atap rumah terangkat.
Seorang warga, Rahma (46), menceritakan detik-detik kejadian saat angin kencang menerjang rumahnya.
“Suaranya keras sekali, seperti gemuruh. Tiba-tiba atap rumah terangkat dan kami langsung lari keluar. Tidak sampai lima menit, semuanya sudah berantakan,” ujarnya dengan nada cemas.
Kerusakan juga terlihat pada rangka rumah yang patah serta perabotan warga yang rusak terkena air hujan. Beberapa keluarga terpaksa mengamankan barang-barang ke rumah kerabat terdekat.
Baca Juga : Pemkab Maros Ajukan Pinjaman Rp100 M, DPRD: Akan Kami Kawal Ketat
Warga Panik dan Berlarian Keluar Rumah
Angin puting beliung berlangsung singkat, namun cukup kuat untuk menyebabkan kepanikan. Warga yang berada di dalam rumah berhamburan keluar demi menyelamatkan diri.
“Saya kira hanya hujan biasa, tapi anginnya tiba-tiba datang dan sangat kencang. Kami takut rumah roboh,” kata Haris, warga lainnya.
Warga setempat menyebut angin kencang datang dari arah persawahan dan berputar cepat sebelum menghantam permukiman.
BPBD Maros Lakukan Pendataan Kerusakan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan membantu warga terdampak. Petugas melakukan pendataan jumlah rumah rusak serta memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
“Kami sudah turunkan tim ke lapangan. Sementara ini terdata enam rumah yang mengalami kerusakan, sebagian besar pada bagian atap. Kami juga menyiapkan bantuan darurat bagi warga terdampak,” ujar seorang petugas BPBD yang ditemui di lokasi.
Ia juga mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah Setempat Siapkan Bantuan
Lurah Soreang, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa pemerintah kelurahan telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kabupaten untuk percepatan penyaluran bantuan.
“Kami berharap bantuan material dan logistik bisa segera disalurkan agar warga bisa memperbaiki rumah mereka. Ini kejadian yang cukup mengkhawatirkan, apalagi cuaca masih tidak stabil,” ujarnya.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan angin kencang.


















