Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Heboh Surat Suara Pileg-Pemilu 2024 Dijemur di Gudang Logistik KPU Maros, Begini Penjelasan Resmi

banner 120x600
banner 468x60

Maros – Publik dihebohkan dengan video dan foto tumpukan surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilu 2024 yang dijemur di depan gudang logistik KPU Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Momen itu viral di media sosial dan memicu spekulasi publik soal keamanan dan integritas logistik pemilu.

Menanggapi hal tersebut, KPU Maros langsung memberikan klarifikasi. Menurut Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Maros, Hadri Latief, surat suara yang dijemur bukan lagi bagian dari dokumen resmi, melainkan logistik rusak yang telah dilelang secara legal kepada pihak ketiga.

banner 325x300

H-46 Coblosan Pilpres 2024, Berikut Update Logistik, APD, dan Surat Suara  Pemilu | tempo.co

“Yang viral itu tidak ada konfirmasi ke kami. Karena itu sudah dilelang, sudah dijual, dan ada pemenangnya. Pemenang lelang yang melakukan penjemuran, bukan kami,” ujar Hadri, Sabtu (2/8/2025).

Penjemuran dilakukan oleh pihak pemenang lelang atas nama Zaenal dan diawasi oleh sekitar 10 orang kru di lapangan. Penjemuran berlangsung di halaman depan gudang logistik KPU Maros, Jalan Poros Maros-Makassar, pada Kamis (31/7).

Surat Suara Rusak Akibat Banjir

Hadri menjelaskan bahwa surat suara yang dijemur merupakan bagian dari 157 karung logistik Pemilu 2024 yang rusak akibat banjir pada 11 Februari 2025 lalu. Barang-barang tersebut termasuk surat suara, kotak suara, dan bilik yang kemudian ditetapkan sebagai barang tidak layak pakai dan dilelang untuk dimusnahkan.

Baca Juga : Wanita di Maros Dikepung Warga Usai Diduga Mencuri, Polisi Lepas karena ODGJ 

“Waktu itu banjir besar dan menyebabkan ratusan karung logistik menjadi basah. Setelah proses administratif selesai, logistik itu dilelang,” beber Hadri.

50,631 Ton Logistik Dilelang Resmi

Sebanyak 50.631 ton logistik pemilu dilelang secara resmi oleh KPU Maros, dengan proses pengumuman dimulai pada 21 Juli 2025 dan dibuka selama 5 hari. Pemenang lelang ditetapkan dengan penawaran tertinggi sebesar Rp 96.311.750 yang telah disetor ke kas negara.

Kini, masih terdapat 84 karung logistik rusak lainnya yang berada di gudang dua KPU Maros di Jalan Gladiol. Namun, pihak KPU meminta agar penjemuran tidak dilakukan di lokasi tersebut untuk menghindari kesalahpahaman publik lebih lanjut.

“Kami sudah sampaikan ke pemenang lelang agar tidak mengeringkan di sana karena lokasinya dekat jalan dan mudah terlihat warga,” pungkas Hadri.

Pihak KPU Maros menegaskan bahwa seluruh proses telah dilakukan sesuai aturan dan transparan, serta tidak berkaitan dengan aktivitas pelanggaran pemilu.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *