Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Insiden Tragis! Pria di Maros Bakar Rumah Akibat Depresi Usai Ditinggal Keluarga

banner 120x600
banner 468x60

Maros Sebuah insiden tragis terjadi di Dusun Kaluku, Desa Mangeloreng, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Kamis pagi (31/7/2025). Seorang pria bernama Ridwan (35) diduga nekat membakar rumahnya sendiri karena mengalami depresi berat setelah ditinggalkan istri dan anaknya.

Menurut keterangan Kapolsek Bantimurung AKP Siswandy, Ridwan merupakan satu-satunya penghuni rumah tersebut dan diduga mengalami gangguan kejiwaan. “(Rumah) dibakar oleh penghuninya sendiri yang mengalami gangguan kejiwaan akibat depresi,” ujar Siswandy kepada wartawan.

banner 325x300
Depresi Ditinggal Istri dan Anak, Pria di Maros Nekat Bakar Rumah - Bagian 1
Insiden Tragis! Pria di Maros Bakar Rumah Akibat Depresi Usai Ditinggal Keluarga

Peristiwa kebakaran ini terjadi secara tiba-tiba dan menghanguskan rumah panggung milik Ridwan. Berdasarkan keterangan warga dan aparat desa, Ridwan telah lama hidup sendiri. Orang tuanya telah meninggal dunia beberapa tahun lalu, dan tak lama setelah itu, istri serta anaknya juga meninggalkannya.

Baca Juga : Pria Curi Motor Peternak Bebek Saat Diparkir di Balitsereal Maros Ditangkap

“Yang bersangkutan sudah beberapa tahun ditinggal kedua orang tuanya meninggal. Kemudian istri dan anaknya juga pergi dari rumah,” jelas Kapolsek.

Penghuni Diduga Mengidap Gangguan Kejiwaan

Kepala Dusun Kaluku, Hamzah, mengatakan bahwa api pertama kali muncul dari bagian tengah rumah dan dengan cepat membesar. “Langsung membesar apinya dari pertengahan rumah. Ini rumah panggung, kayunya langsung roboh,” ungkapnya.

Ridwan sendiri sempat terlihat keluar dari rumah sebelum api mulai berkobar. Sekitar 30 menit setelah ia meninggalkan rumah, kobaran api mulai muncul dan membakar seluruh bangunan.

“Tidak ada orangnya di dalam. Ada sekitar setengah jam dia keluar, baru apinya muncul,” tambah Hamzah.

Warga sekitar membenarkan bahwa Ridwan selama ini memang kerap mendapatkan bantuan pengobatan dari tetangga. Ia rutin melakukan pemeriksaan di puskesmas dan rumah sakit, meski hidupnya jauh dari anggota keluarga.

“Selama ini dirawat oleh warga sekitar yang iba, dan diberikan pengobatan secara berkala di fasilitas kesehatan,” kata Siswandy.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap insiden tersebut. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun rumah Ridwan habis terbakar. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan mental, terutama bagi mereka yang hidup dalam kesendirian.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *