Penemuan Mayat di Bawah Pohon Bambu
Maros – Warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di bawah rumpun bambu. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka akibat tebasan dan tusukan senjata tajam. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Identitas Korban dan Dugaan Sementara
Korban diketahui bernama Masdar, seorang pria berusia sekitar 41 tahun, warga setempat. Berdasarkan keterangan sementara, korban diduga menjadi sasaran pembunuhan dengan motif yang masih dalam penyelidikan. Polisi menemukan beberapa luka parah di bagian tubuh korban, termasuk pada kepala dan dada, yang menjadi penyebab utama kematiannya.
Baca Juga : Mayat Dicor di Lombok Barat, Korban dan Pelaku Dikenal Tertutup
Respon Aparat Kepolisian
Polres Maros bersama tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian. Kapolres Maros menegaskan pihaknya sudah mengantongi sejumlah petunjuk awal, termasuk kemungkinan keterlibatan orang dekat korban. “Kami akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku secepatnya,” ujarnya.
Kesaksian Warga
Sejumlah warga sekitar mengaku mendengar suara gaduh sebelum penemuan jasad korban. Namun, karena lokasi kejadian berada di area cukup sepi dan dikelilingi pepohonan bambu, mereka tidak sempat melihat secara jelas kejadian yang berlangsung. Beberapa warga juga menuturkan bahwa korban sebelumnya terlihat berada di sekitar lokasi bersama seseorang yang kini masih dalam pencarian polisi.
Motif Masih Didalami
Hingga kini, polisi belum memastikan motif pembunuhan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada persoalan pribadi yang berujung konflik. Namun, aparat tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain seperti dendam lama atau permasalahan ekonomi. Semua masih dalam tahap penyelidikan dan akan dipastikan setelah pemeriksaan saksi serta hasil autopsi keluar.
Warga Diminta Tetap Tenang
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat Maros, terutama karena lokasi kejadian berada tidak jauh dari permukiman warga. Polisi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Kami imbau warga untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat, dan jika memiliki informasi terkait peristiwa ini segera melapor,” kata Kapolres.


















