Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Waktu Tunggu Haji Maros Kini 26 Tahun, Kuota 2026 Bakal Bertambah

banner 120x600
banner 468x60

Maros – Antusiasme masyarakat Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat. Berdasarkan data terbaru dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros, tercatat sebanyak 11.738 calon jemaah haji masih masuk dalam daftar tunggu keberangkatan.

Waktu Tunggu Haji Maros Kini 26 Tahun, Kuota 2026 Bakal Bertambah -  Tribun-timur.com
Waktu Tunggu Haji Maros Kini 26 Tahun, Kuota 2026 Bakal Bertambah

Dengan jumlah pendaftar yang terus bertambah setiap tahun, waktu tunggu haji di Maros kini mencapai 26 tahun. Artinya, calon jemaah yang baru mendaftar pada 2025 diperkirakan baru bisa berangkat pada sekitar tahun 2051.

banner 325x300

Kemenag Maros Dorong Edukasi dan Pembinaan Calon Jemaah

Kepala Kemenag Maros, H. Muhammad Yunus, menjelaskan bahwa panjangnya masa tunggu tersebut merupakan konsekuensi dari keterbatasan kuota nasional yang dibagi ke setiap kabupaten/kota.

“Setiap tahun jumlah pendaftar baru terus meningkat, sementara kuota nasional masih terbatas. Untuk Maros sendiri, daftar tunggu sudah mencapai lebih dari dua puluh enam tahun,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Yunus menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan terhadap calon jemaah haji yang masih menunggu, agar mereka dapat mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan finansial sejak dini.

“Kami tidak hanya mendata, tapi juga membina. Ada program manasik sepanjang tahun agar calon jemaah tetap memiliki semangat dan kesiapan yang baik,” tambahnya.

Baca Juga : 520 ASN Maros Ikuti Profiling di BKN Makassar, Tes 4 Jam Ukur Kompetensi dan Talenta

Kuota 2026 Diperkirakan Bertambah

Dalam kesempatan yang sama, Yunus mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengisyaratkan adanya kemungkinan penambahan kuota haji pada tahun 2026, seiring dengan hasil diplomasi antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Kita optimistis tahun depan kuota akan bertambah. Kalau realisasi peningkatan kuota terjadi, tentu akan berdampak positif pada percepatan daftar tunggu di daerah, termasuk Maros,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mendaftar secara resmi melalui bank penerima setoran haji dan sistem Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) untuk menjamin keabsahan data.

Harapan Warga dan Pemerintah Daerah

Sementara itu, Bupati Maros H. Chaidir Syam menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya minat menunaikan ibadah haji, sekaligus meminta kesabaran para calon jemaah yang masih menunggu giliran.

“Kesabaran adalah bagian dari ibadah. Pemerintah daerah terus mendukung upaya Kemenag dalam meningkatkan pelayanan haji dan memperjuangkan tambahan kuota bagi masyarakat Maros,” ujar Chaidir.

Dengan potensi penambahan kuota dan sinergi antara pemerintah daerah serta Kemenag, diharapkan pelaksanaan ibadah haji ke depan semakin lancar dan memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah dari Kabupaten Maros.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *